Skip to main content

Mempermudah Pendataan dengan Google Form

Mempermudah Pendataan dengan Google Form




Halo semuanya, kembali lagi di blog saya. Kali ini saya akan menceritakan sedikit tentang pengalaman PKL saya di ISTN, pada kali ini saya akan menceritakan hal-hal yang saya alami dan pelajari pada hari ke dua puluh. 
Perjalanan saya ke tempat PKL seperti biasa, saya berangkat pukul 07.20 bersama teman saya, yakni Daniel dan sampai di ISTN pada pukul 07.40 tanpa kendala. Setiba nya saya di tempat PKL kami langsung melaksanakan piket masing-masing. Kali ini saya piket di ruangan B.


Setelah itu kami di beri pemaparan materi tentang Google form, dan berikut penjelasan mengenai google form. 

Google Form


Google Form adalah layanan gratis dari Google yang digunakan untuk membuat formulir online, kuesioner, survei, kuis, dan pendaftaran secara cepat dan mudah. Semua data yang dikumpulkan otomatis tersimpan dalam Google Drive dan bisa diolah langsung di Google Sheets.

Fungsi Google form

  • Mengumpulkan Data – misalnya data siswa, data karyawan, data peserta evform
  • Membuat Kuesioner / Survei – untuk penelitian, feedback pelanggan, atau evaluasi.
  • Membuat Kuis Online – guru bisa membuat soal dengan sistem penilaian otomatis.
  • Pendaftaran Online – event, lomba, seminar, atau workshop.
  • Absensi Online – bisa dipakai untuk presensi siswa, karyawan, atau peserta.

Manfaat Google form

  • Mudah digunakan - tanpa perlu keahlian teknis.
  • Gratis - cukup dengan akun Google.
  • Efisien & cepat - data terkumpul secara real-time.
  • Fleksibel - bisa diakses lewat HP atau laptop.
  • Terintegrasi - hasil langsung bisa diekspor ke Google Sheets / Excel.
  • Hemat biaya - tidak perlu cetak kertas.

Kelebihan

  • Tampilan sederhana dan mudah dipahami.
  • Bisa diakses kapan saja & di mana saja (online).
  • Bisa menambahkan gambar, video, dan logika percabangan (skip logic).
  • Hasil bisa diolah otomatis (grafik, tabel).
  • Bisa dibagikan dengan link, email, atau QR code.

Kekurangan

  • Butuh internet, tidak bisa dipakai offline.
  • Desain terbatas, tampilan kurang fleksibel dibanding aplikasi survey berbayar.
  • Fitur analisis data masih sederhana.
  • Tidak cocok untuk survei yang sangat kompleks.

Contoh penggunaan Google form

  • Ujian online, kuis, pendaftaran siswa baru.
  • Pengisian KRS, survei dosen, penelitian.
  • Absensi, feedback karyawan, rekrutmen.
  • Registrasi peserta seminar, lomba, atau workshop.
  • Survey kepuasan pelanggan, pemesanan produk.

Baik, segitu saja materi saya untuk hari ini. Terimakasih kepada para pembaca yang telah menyempatkan waktunya membaca blog saya. Mohon maaf apabila ada salah kata dan kurangnya penjelasan. saya pamit undur diri sampai bertemu di blog saya yang lainnya.
Azash.

Comments

Popular posts from this blog

Refleksi Diri Dari Kegiatan Sehari-hari

 Refleksi Diri Dari Kegiatan Sehari-hari Hari ke 32, Pagi ini saya memulai aktivitas dengan bangun pukul 05.00, ketika udara masih segar dan suasana sekitar masih tenang. Setelah menunaikan ibadah Subuh, saya meluangkan waktu sejenak untuk menenangkan pikiran sambil menata rencana kegiatan hari ini. Rutinitas pagi saya lanjutkan dengan mandi untuk menyegarkan tubuh, kemudian sarapan sederhana berupa nasi, telur dadar, dan teh hangat. Bagi saya, kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan langkah awal untuk membangun energi dan semangat sebelum berangkat ke tempat Praktik Kerja Lapangan (PKL). Sekitar pukul 07.00, saya berangkat bersama rekan saya, Daniel, menggunakan motor menuju lokasi PKL. Perjalanan di pagi hari selalu menjadi momen transisi yang menyenangkan antara suasana rumah yang tenang dengan dunia kerja yang penuh dinamika. Kami tiba di lokasi sekitar pukul 07.45 dan langsung disambut suasana hangat di laboratorium komputer. Sebelum memulai pekerjaan, kami mela...

Mengasah Imajinasi Dengan Membuat Karya Sastra

 Mengasah Imajinasi Dengan Membuat Karya Sastra Hari ke 37, Pagi ini saya memulai aktivitas dengan bangun pukul 05.00, ketika udara masih segar dan suasana sekitar masih tenang. Setelah menunaikan ibadah Subuh, saya meluangkan waktu sejenak untuk menenangkan pikiran sambil menata rencana kegiatan hari ini. Rutinitas pagi saya lanjutkan dengan mandi untuk menyegarkan tubuh, kemudian sarapan sederhana berupa nasi, telur dadar, dan teh hangat. Bagi saya, kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan langkah awal untuk membangun energi dan semangat sebelum berangkat ke tempat Praktik Kerja Lapangan (PKL). Sekitar pukul 07.00, saya berangkat bersama rekan saya, Daniel, menggunakan motor menuju lokasi PKL. Perjalanan di pagi hari selalu menjadi momen transisi yang menyenangkan antara suasana rumah yang tenang dengan dunia kerja yang penuh dinamika. Kami tiba di lokasi sekitar pukul 07.45 dan langsung disambut suasana hangat di laboratorium komputer. Sebelum memulai pekerjaan, kam...

Kreatifitas, Sejauh Mata Melihat dan Sebanyak Warna Yang ada di Dunia

 Kreatifitas, Sejauh Mata Melihat dan Sebanyak Warna Yang ada di Dunia Hari ke 40, Pagi ini saya memulai aktivitas dengan bangun pukul 05.00, ketika udara masih segar dan suasana sekitar masih tenang. Setelah menunaikan ibadah Subuh, saya meluangkan waktu sejenak untuk menenangkan pikiran sambil menata rencana kegiatan hari ini. Rutinitas pagi saya lanjutkan dengan mandi untuk menyegarkan tubuh, kemudian sarapan sederhana berupa nasi, telur dadar, dan teh hangat. Bagi saya, kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan langkah awal untuk membangun energi dan semangat sebelum berangkat ke tempat Praktik Kerja Lapangan (PKL). Sekitar pukul 07.00, saya berangkat bersama rekan saya, Daniel, menggunakan motor menuju lokasi PKL. Perjalanan di pagi hari selalu menjadi momen transisi yang menyenangkan antara suasana rumah yang tenang dengan dunia kerja yang penuh dinamika. Kami tiba di lokasi sekitar pukul 07.45 dan langsung disambut suasana hangat di laboratorium komputer. Sebelum...