AI Sebagai Pembantu Dalam Kehidupan Sehari-hari
Hari ke 51,
Pagi ini saya memulai aktivitas dengan bangun pukul 05.00, ketika udara masih segar dan suasana sekitar masih tenang. Setelah menunaikan ibadah Subuh, saya meluangkan waktu sejenak untuk menenangkan pikiran sambil menata rencana kegiatan hari ini. Rutinitas pagi saya lanjutkan dengan mandi untuk menyegarkan tubuh, kemudian sarapan sederhana berupa nasi, telur dadar, dan teh hangat. Bagi saya, kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan langkah awal untuk membangun energi dan semangat sebelum berangkat ke tempat Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Sekitar pukul 07.00, saya berangkat bersama rekan saya, Daniel, menggunakan motor menuju lokasi PKL. Perjalanan di pagi hari selalu menjadi momen transisi yang menyenangkan antara suasana rumah yang tenang dengan dunia kerja yang penuh dinamika. Kami tiba di lokasi sekitar pukul 07.45 dan langsung disambut suasana hangat di laboratorium komputer. Sebelum memulai pekerjaan, kami melaksanakan kegiatan rutin piket pagi. Kegiatan ini kami jalani dengan penuh tanggung jawab, karena selain menjaga kebersihan lingkungan, hal ini juga melatih kami untuk bekerja dalam tim serta menumbuhkan disiplin dan rasa memiliki terhadap tempat kerja.
Pukul 08.30 kami menerima arahan dari pembimbing untuk melanjutkan pekerjaan yang telah dijadwalkan, yaitu Mempelajari mengenai AI dalam kehidupan sehari hari. Tugas ini menuntut ketelitian, karena setiap elemen seperti struktur tulisan, tautan, dan tampilan harus diperhatikan dengan saksama agar hasilnya maksimal. Aktivitas ini berlangsung hingga menjelang siang dan mengajarkan kami pentingnya kesabaran serta fokus dalam pekerjaan digital yang memerlukan detail tinggi.
Pukul 12.00 kami beristirahat sejenak untuk makan siang dan mengembalikan energi. Setelah istirahat selama satu jam, kami kembali ke laboratorium pada pukul 13.00 untuk melanjutkan pekerjaan yang belum selesai. Dengan semangat baru, kami memperbaiki bagian-bagian yang masih kurang dan menata ulang halaman agar tampil lebih rapi dan informatif.
Menjelang pukul 16.00, kami menutup kegiatan dengan membersihkan area kerja serta melakukan evaluasi ringan terhadap hasil pekerjaan hari ini. Secara keseluruhan, hari ini memberikan pelajaran berharga tentang konsistensi, tanggung jawab, dan kerja sama tim. Pengalaman di hari ke-51 ini semakin memperkaya wawasan saya tentang dunia kerja, khususnya dalam bidang teknologi informasi dan manajemen konten digital.
Berikut materi hari ini :
AI
Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence adalah teknologi yang membuat sistem mampu berpikir dan mengambil keputusan seperti manusia. Cara kerjanya tidak lagi mengandalkan instruksi langkah-demi-langkah, melainkan belajar dari pola data. Semakin banyak data yang diproses, semakin baik kemampuan AI dalam memahami konteks dan menghasilkan jawaban yang tepat.
Penggunaan AI sudah merata di banyak bidang. Di dunia kerja, AI membantu melakukan proses analisis data yang sebelumnya memerlukan waktu lama. Dalam bidang pendidikan, AI dipakai untuk membuat simulasi pembelajaran interaktif. Sementara di kehidupan sehari-hari, AI terlihat pada fitur rekomendasi, asisten suara, kamera ponsel, hingga sistem navigasi.
Walaupun AI terlihat canggih, bukan berarti teknologi ini menggantikan semua proses manual. Justru, AI lebih tepat diposisikan sebagai alat bantu yang mempercepat pekerjaan, mengurangi kesalahan manusia, dan memberikan gambaran serta prediksi yang lebih akurat.\
Chatgpt
ChatGPT dikenal dengan cara penyampaian yang rapi, jelas, dan mudah dipahami. Model ini unggul dalam membuat penjelasan mendalam, merapikan tulisan, membantu coding, hingga menyusun ide kreatif. ChatGPT cenderung stabil, aman, dan tidak terlalu impulsif dalam memberikan jawaban. Cocok untuk pengguna yang ingin hasil rapi dan bisa langsung dipakai.
Kelebihan:
- Penjelasan lengkap dan runtut
- Stabil, aman, minim error
- Cocok untuk belajar, menulis, dan brainstorming
Kekurangan:
- Beberapa versi agak berhati-hati sehingga tidak selalu menjawab penuh.
Gemini
Gemini menggabungkan kemampuan bahasa dengan analisis gambar dan data yang kuat. AI ini terkenal “fleksibel” dalam mengolah informasi visual dan sering unggul dalam fakta ilmiah, matematika, atau analisis berbasis data.
Kelebihan:
- Kuat dalam logika, matematika, dan pengetahuan ilmiah
- Cepat dalam memahami gambar
- Integrasi langsung dengan ekosistem Google
Kekurangan:
- Gaya jawabannya kadang terlalu kaku
- Tidak sehalus ChatGPT dalam menulis
Deepseek
DeepSeek dikenal sebagai AI yang memberikan jawaban sangat teknis, detail, dan blak-blakan. Banyak pengguna menyukai model ini untuk debugging, matematika, dan penjelasan teknikal yang “langsung ke inti”.
Kelebihan:
- Penjelasan teknis sangat dalam
- Cocok untuk pemrograman, riset, dan analisis
- Lebih “to the point” tanpa banyak gaya
Kekurangan:
- Kadang kurang lembut dalam gaya bahasa
- Bisa terlalu teknis untuk pengguna pemula
Baik, segitu saja materi saya untuk hari ini. Terimakasih kepada para pembaca yang telah menyempatkan waktunya membaca blog saya. Mohon maaf apabila ada salah kata dan kurangnya penjelasan. saya pamit undur diri sampai bertemu di blog saya yang lainnya.
Azash.


Comments
Post a Comment